Bolalob

Hansamu Yama Nasi Bungkus

“Masyarakat juga tidak setiap hari melihat apa saja yang saya konsumsi, jadi tidak bisa disimpulkan hanya dengan satu makanan saja.” “Dan misalnya saya pun yang makan, terus kenapa? Toh tidak setiap hari?” ucap pemain berusia 25 tahun tersebut. Pelatih Persebaya, Aji Santoso, ikut menanggapi isu naturalisasi pemain muda asal Brasil untuk timnas Indonesia.

Ia juga menuliskan kata ‘paporit’ dengan tanda pagar #yangpentinghalal dan #gituajakokrepot. Hansamu Yama mengupload sebuah momen makanan nasi bungkus di instastory instagram pribadinya. Unggahan Hansamu ini pun sontak memancing netizen untuk memberikan komentar.

“Tidak setiap hari dan itu wajar. Sebagai atlet saya juga pasti menjaga asupan gizi buat tubuh saya,” ucap pemilik nomor punggung 23 tersebut. “Tidak setiap hari dan itu wajar. Sebagai atlet saya juga pasti menjaga asupan gizi buat tubuh saya.” “Tidak setiap hari dan itu wajar. Sebagai atlet saya juga pasti menjaga asupan gizi buat tubuh saya,” ujarnya. “Tidak setiap hari dan itu wajar. Sebagai atlet saya juga pasti menjaga asupan gizi buat tubuh saya,” tutup Hansamu.

Hansamu Yama Nasi Bungkus

Suara.com – Bek Persebaya Surabaya, Hansamu Yama, baru-baru menjadi sasaran bully warganet karena mengunggah foto makanan di akun Instagram miliknya, Senin (24/8/2020), yang dianggap tidak sehat. Bola.com, Surabaya – Bek Persebaya, Hansamu Yama, sedang disorot publik akibat mengunggah story nasi bungkus di akun instagramnya. Banyak yang mengkritik bahwa mantan kapten Timnas Indonesia itu seharusnya tidak mengonsumsi makanan kurang sehat.

“Dan misal pun saya yang makan, terus kenapa? Toh enggak setiap hari. Sekarang pun kebetulan lagi libur kompetisi juga, jadi wajar dong,” imbuhnya. “Masyarakat juga tidak setiap hari melihat apa saja yang saya konsumsi, jadi tidak bisa disimpulkan hanya dengan satu makanan saja,” ungkapnya. “Sekarang kebetulan sedang libur kompetisi. Jadi wajar dong,” ujar pemain berusia 25 tahun itu. Saat dihubungi awak media, eks pemain Barito Putera itu pun membela diri.

Pada unggahannya, Hansamu memasang foto makanan nasi bungkus yang berisi lauk pauk seperti nasi, mie, gorengan, dan krupuk. Ia juga menuliskan kata ‘paporit’ dengan tagar #yangpentinghalal dan #gituajakokrepot. Bahkan, tagar #yangpentinghalal kepunyaan Hansamu sempat menjadi topik tren di Twitter lantaran unggahan tersebut dirasa warganet memancing untuk dikomentari.

Hansamu Yama Nasi Bungkus

“Jadi makanan favorit itu bukan suatu makanan yang harus dikonsumsi setiap hari meski sebenarnya kita menyukai makanan itu,” tutup Hansamu Yama. “Jadi makan favorit itu bukan suatu makanan yang harus dikonsumsi setiap hari, meski sebenarnya kita suka,” ungkapnya.

Jenis makanan tersebut dianggap tidak pantas untuk dikonsumsi oleh seorang atlet termasuk pesepakbola seperti Hansamu. Di fitur instastory, Hansamu mengunggah foto makanan seperti nasi rames yang berisi nasi, mie, gorengan dan kerupuk.

Tidak sedikit yang mencibir bahwa makanan yang diunggah oleh sang pemain tidak pantas buat seorang atlet. Dokter tim Persebaya Surabaya, Pratama Wicaksana mencoba menanggapi secara bijak unggahan foto nasi bungkus Hansamu Yama. Menurut Hansamu, seorang atlet profesional juga manusia yang juga membutuhkan makan bebas. Namun Hansamu juga mengakui bahwa ada batasan dalam konsumsi makanan tidak sehat tersebut. Bukan karena prestasi yang ditorehkannya, Hansamu jadi perbincangan karena mengunggah foto nasi bungkus di instagram pribadi miliknya.

Jelang Lanjutan Liga 1 2020, Pelatih Persipura Fokus Benahi 2 Aspek Pada Pemainnya

Hansamu Yama Nasi Bungkus

“Kalau itu di luar makanan yang sudah terpenuhi gizinya tiga kali sehari kan tidak tahu,” tuturnya. “Sekarang kan off season. Terus memang secara pribadi, saya tak tahu apakah makanan yang setiap hari dimakan,” ujar Tomy. “Kita harus melihat menu makanan ini dari berbagai macam perspektif, yang semuanya harus dipelajari lebih jauh. Pelatih Persebaya, Aji Santoso, memberi respons topik yang sedang hangat diperbincangkan ini. Arsitek berusia 50 tahun itu tidak mempermasalahkan keputusan Hansamu jika memang mengonsumsi nasi bungkus.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button